Tulisan ini membahas tentang pendidikan akhlak keluarga Bugis di Desa Salemba Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba dangan menggunakan Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan data diperoleh melalui field research (penelitian lapangan) sertalibrary research (penelitian kepustakaan). Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan fenomenologi untuk mengetahui proses dinamika sosial pada masyarakat bugis Desa Salemba. Selain fenomenologi, peneliti juga menggunakan pendekatan normative, psikologis, pedagogis, historis, antropologis dan managemen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama konsep pendidikan akhlak masyarakat bugis di Desa Salemba merupakan ajaran para nenek moyang dan secara turun menurun diwariskan kepada generasi muda, wujud pola asuh masyarakat bugis berisikan ajaran-ajaran atau pedoman hidup seperti mengajari anak prihal etika terhadap orang tua (Pappoji Tau Matoa), Ade’ Mappadiolo, Ade’ Manre, Pamali dan lain sebagainya. Orang tua pada masyarakat bugis Desa Salemba sangat ketat dalam mendidik anak dalam hal etika atau adab, peduli sesama, peduli adat istiadat dan juga sangat peduli terhadap agama.
Copyrights © 2024