World Health Organization menyebutkan 150,8 juta anak (22,2%) di dunia mengalami stunting dan menjadi penyebab 2,2 juta kematian balita di seluruh dunia, sedangkan di Indonesia kasus stunting sebesar (21,6%). Salah satu program yang telah dilaksanakan pemerintah untuk membantu menurunkan kasus stunting adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi penanganan stunting pada ibu-ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tiworo Kepulauan. Penelitian ini adalah observasional analatik dengan desain cros sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu-ibu penerimah manfaat Program Keluarga Harapan di Kecamatan Tiworo Kepulauan sebanyak 148 ibu, sedangkan sampel sebesar 108 responden yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik berganda dengan bantuan apliasi spss versi 25.0. Hasil analisis bivariat didapatkan variabel pengetahuan (p-value = 0,024), dukungan keluarga (p-value = 0,000), dukungan pendamping PKH (p-value = 0,002), budaya (p-value = 0,000). Sedangkan hasil analisis regresi logistik berganda diperoleh nilai pengetahuan (p-value = 0,120), dukungan keluarga (p-value = 0,000), dukungan pendamping PKH (p-value = 0,003), budaya (p-value = 0,002). Disimpulkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku penanganan stunting pada ibu-ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan di Kecamatan Tiworo Kepulauan adalah dukungan keluarga.
Copyrights © 2024