Perbincangan mengenai emansipasi perempuan dan kesetaraan gender yang cukup ramai memenuhi ruang publik akhir-akhir ini telah menyentuh persoalan keagamaan Islam. Stereotipe negatif Barat terhadap Islam, khususnya terhadap perempuan terbentuk salah satunya karena pemberitaan media. Sehingga dalam mengonter pandangan tersebut peran media menjadi penting, media dapat membalikkan fakta atas tuduhan Barat terhadap perempuan Islam yang dianggap terbelakang. Penelitian ini membahas pemikiran feminisme Malala Yousafzai dalam konteks pemberdayaan perempuan di Pakistan pada periode 1997-2012. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas sosial Malala Yousafzai dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, pandangannya tentang feminisme, serta pengaruh pemikirannya terhadap pemberdayaan perempuan di Pakistan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan di Yogyakarta pada tahun 2024, dengan menggunakan data sekunder dari berbagai literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Malala Yousafzai berfokus pada pentingnya pendidikan sebagai hak dasar perempuan dan mendorong kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Kesimpulannya, pemikiran feminis Malala berkontribusi signifikan terhadap perubahan persepsi masyarakat terhadap peran perempuan di Pakistan dan mempengaruhi kebijakan pendidikan yang inklusif dan adil.
Copyrights © 2024