Penanganan masalah kesehatan jiwa saat ini telah bergeser dari hospital based menjadi community based psychiatric services. Tugas dalam memantau kondisi kesehatan jiwa di masyarakat terutama dalam proses recovery orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menjadi tugas dari kader kesehatan umum yang baru mendapatkan sekilas penyuluhan tentang kesehatan jiwa sehingga penanganan odgj menjadi suatu pengalaman yang lebih dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan pengalaman kader kesehatan dalam mendukung proses recovery pada ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan Sari. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Populasi dalam penelitian yaitu kader kesehatan. Jumlah partisipan ditentukan melalui purposive sampling sehingga didapatkan 5 pastisipan yakni kader kesehatan pendidikan minimal SMA, berpengalaman minimal 2 tahun dan kooperatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan metode Colaizzi digunakan untuk analisa data. Hasil penelitian diperoleh 4 tema yaitu perasaan takut dalam menghadapi ODGJ, peran kader dalam mengingatkan keluarga tentang obat-obatan ODGJ, merasa puas dan senang mendukung proses recovery dan tulus ikhlas penting dalam mendukung proses pemulihan ODGJ. Disimpulkan bahwa pengalaman yang dirasakan kader kesehatan dalam mendukung proses recovery ODGJ merupakan gambaran perasaan, hambatan, dan harapan yang muncul dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di komunitas.
Copyrights © 2024