Artikel ini mengusulkan penugasan video vlog kunjungan bangunan bersejarah di Kota Malang sebagai bentuk Asesmen for Learning (AfL) dengan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching). Vlog ini memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi sejarah kota secara kreatif dan interaktif, sekaligus mempromosikan inklusivitas dan kesadaran budaya dalam pembelajaran. Melalui penugasan ini, siswa dapat mempelajari sejarah dan budaya Kota Malang secara mendalam melalui observasi langsung dan riset mandiri, mengembangkan keterampilan komunikasi dan presentasi dengan memproduksi video vlog yang menarik dan informatif, meningkatkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya lokal, menerapkan pendekatan CRT dengan menghargai keragaman budaya dan mempromosikan inklusivitas dalam pembuatan vlog. Penilaian vlog akan fokus pada keakuratan informasi sejarah, kreativitas penyampaian, dan keterlibatan dengan pendekatan CRT. Artikel ini mendemonstrasikan bagaimana AfL dengan pendekatan CRT dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran sejarah yang autentik dan bermakna bagi siswa
Copyrights © 2024