Tes yang dilakukan dengan menggunakan media komputer disebut ujian berbasis komputer. Pendidikan melaksanakan ujian berbasis komputer untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik dan mengukur tingkat prestasi belajar mereka. Pada tingkat pendidikan sekolalah menengah atas, masih ada pelaksanaan ujian yang dilakukan secara tradisional. Sistem ini dimaksudkan untuk mengurangi dampak negatif yang terjadi pada sistem ujian konvesionnal. Langkah-langkah tersebut termasuk mengacak soal untuk setiap siswa guna mengurangi kecurangan dan kolusi antar siswa, serta memungkinkan guru untuk menghindari perhitungan nilai secara manual karena sudah dijalankan oleh sistem. Simpanan ujian disimpan dalam pangkalan data. Observasi langsung dilakukan dalam penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan sistem. UML (Unified Modeling Language) dan Flowchart digunakan dalam perancangan sistem ini. Analisis sistem dilakukan menggunakan HTML, CSS, Javascript, Mysql dan PHP, sebagai Database. Pertanyaan dalam platform ini tersaji dalam format esai dan soal pilihan berganda. Pelaksanaan sistem ujian berbasis komputer ini melibatkan fitur bagi admin untuk memperbarui data ujian, materi, ruang kelas, pengajar, dan siswa. Fungsi guru termasuk menambahkan ujian, mendaftar ujian, membuat soal ujian, melihat hasil ujian, dan menganalisis ujian. Bagi murid, fitur yang penting adalah data ujian dan menjawab pertanyaan.
Copyrights © 2024