Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menggali pemahaman GenerasiZ terhadap literasi keuangan, motivasi investasi, serta persepsi terhadap resiko dan keuntungan.Hasil wawancara dengan 10 responden menunjukkan bahwa 2 dari mereka belum memiliki tabungan,meskipun mendapat masukan dari keluarga. Dari responden yang menabung, 6 dari 10 memilikirekening bank setelah aktif sebagai pekerja, sementara 3 dari 8 telah menabung sejak sekolah.Sebagian besar responden membagi aktivitas menabung menjadi dua jenis: jangka panjang danuntuk tujuan tertentu. Literasi keuangan tercermin dalam pengelolaan dana, di mana 2 dari 10responden secara konsisten membagi dana untuk menabung, kebutuhan sehari -hari, makanan, dandana darurat. Motivasi investasi masih rendah, terutama dalam instrumen pasar modal yangdianggap kompleks oleh Generasi Z. Resiko dan keuntungan dari investasi dipahami, namunkekhawatiran terkait resiko tinggi membuat mereka cenderung memilih menabung daripadaberinvestasi. Hasil penelitian ini memberikan landasan untuk pengembangan program literasikeuangan yang lebih menarik dan efektif bagi Generasi Z.
Copyrights © 2023