PENDAHULUAN : Demam merupakan masalah kesehatan terutama di Indonesia. Swamedikasi demam pada anak sangat bergantung pada peran orang tua, terutama ibu. Kesalahpahaman dalam mengobati demam memicu fever phobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berupa penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang demam pada anak dan cara pengobatannya.METODE : Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Designs yaitu dengan menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 90 responden. Tingkat pengetahuan diperoleh melalui pengisian angket pada saat pre-test dan post-test. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dengan penyebaran leaflet. Analisis data angket menggunakan uji Wilcoxon.HASIL DAN PEMBAHASAN : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum penyuluhan sebesar 67,2% (Cukup) dan setelah dilakukan penyuluhan sebesar 97,6% (Baik). Hasil uji menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan tentang swamedikasi demam pada anak sebelum dan sesudah penyuluhan dengan (p=0,000). KESIMPULAN : Disimpulkan bahwa penyuluhan tentang swamedikasi demam pada anak berdampak besar terhadap peningkatan pengetahuan Ibu sebesar 30,4%.
Copyrights © 2024