Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kemampuan literasi kritis ibu serta mengoptimalisasikan peran ibu dalam literasi keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini, yaitu profil ibu dan anak, profil literasi keluarga, dan kemampuan literasi kritis ibu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah berusaha untuk membudayakan literasi keluarga di rumah masing-masing. Dalam hal menyediakan bahan bacaan, 75% responden memilih untuk membeli, 20% responden memilih untuk mengunduh, dan 5% responden memilih untuk meminjam dari perpustakaan. Dalam hal strategi literasi keluarga, 20% responden telah menyusun program literasi keluarga, sedangkan 80% responden belum menyusun program literasi keluarga. Program literasi keluarga yang telah disusun oleh 20% responden memiliki perbedaan karena disesuaikan dengan karakteristik keluarga masing-masing. Setelah dilakukan penyuluhan untuk mengoptimalisasikan peran ibu dalam literasi keluarga, dapat diketahui kemampuan berpikir kritis ibu berada dalam kategori sangat baik dan baik. Dengan demikian, ibu dapat memahami bahwa dalam berliterasi, yaitu mencari, menerima, mengelola, memproses, dan menyebarkan informasi dibutuhkan daya berpikir kritis.
Copyrights © 2024