Bahasa Inge Ndai adalah bahasa minoritas di Bima Nusa Tenggara Barat. Bahasa Inge Ndai hanya dituturkan oleh masyarakat Lambitu—Tarlawi yang berada di Kabupaten Bima. Bahasa ini masih dituturkan dan dipertahankan masyarakat setempat baik dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, maupun kalangan orang tua. Wujud bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga dituturkan sebagai bentuk adanya pemertahanan bahasa pada masyarakat di Kecamatan Lambitu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga pada masyarakat Lambitu. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga yang mencerminkan wujud pemertahanan bahasa. Sumber data berupa tuturan masyarakat penutur bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga pada masyarakat Lambitu di Kabupaten Bima. Pengumpulan data menggunakan metode simak. Metode simak dilakukan dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik sadap dan teknik lanjutan. Teknik lanjutan dalam metode simak, yaitu simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, dan catat. Tahap analisis data menggunakan metode padan. Metode padan dilakukan dengan menggunakan dua tahapan, yaitu: teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan berupa teknik hubung banding menyamakan (HBS). Hasil penelitian memperlihatkan wujud bahasa Inge Ndai dalam penggunaan bahasa yang berupa tunggal bahasa yang dituturkan dengan memilih satu variasi bahasa yang sama (intra language variation) yaitu penutur bahasa Inge Ndai yang dwibahasa menggunakan bahasa Inge Ndai ketika berkomunikasi dalam ranah keluarga pada masyarakat Lambitu.
Copyrights © 2024