Indonesia telah menempati peringkat ke 5 dunia sebagai negara dengan jumlah penderita tuberkulosis (TBC) terbanyak. Hal ini membuat pemerintah harus lebih berupaya dengan giat dalam melakukan pencegahan terjadinya penyakit TBC paru serta berfokus pula pada pengobatan bagi masyarakat yang sudah terkena penyakit tersebut. Tujuan pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mendeteksi secara dini adanya penyakit TBC. Metode kegiatan pengabdian meliputi 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi, sebagai berikut : Tahap Persiapan meliputi: administrasi, flayer dan persiapan masyarakat, Tahap Pelaksanaan meliputi : pembagian lembar kuesioner pre test, penyuluhan, Diskusi dan tanya jawab dan Tahap Evaluasi meliputi : pembagian lembar kuesioner post test. Pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa khususnya warga Kecamatan Sragi Kab. Pekalongan menjadi sasaran dan diharapkan dapat diaplikasikan guna upaya pencegahan terjadinya TBC dalam kehidupan sehari-hari. Dengan peningkatan pengetahuan tentang TBC, tentang tanda dan gejala, pencegahan dan penatalaksanaannya, diketahui dari hasil pre test dan post test pada pre test 49.3% baik dan 20% kurang mengenai pengetahuan tentang TBC. Pada post test tingkat pengetahuan tersebut meningkat menjadi 61.5% dan 0% kurang. Setelah mayarakat mendapatkan penyuluhan mengenai pengobatan TBC, tentang tanda dan gejala, pencegahan dan penatalaksanaannya, pengetahuan masyarakat Kecamatan Sragi Kab. Pekalongan mengenai pengobatan TBC meningkat.
Copyrights © 2024