Bambu merupakan bahan organik yang tumbuh dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan penguat dan penghasil energi. Penelitian tersebut bertujuan untuk membuat mikropartikel bambu yang nantinya dapat digunakan sebagai material komposit atau penghasil energi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat mikropartikel bambu dengan metode top-down. Metode top-down merupakan suatu proses perubahan material dari besar menjadi kecil dengan beberapa tahapan proses. Mikropartikel bambu merupakan bahan pembuatan mikrokomposit dan pemanen energi. Mikropartikel bambu memiliki sifat ramah lingkungan, ukuran morfologi, dan kesenjangan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bambu berukuran 10μm mengalami perubahan struktur selulosa. Bambu berukuran mikro memiliki sifat kristal.
Copyrights © 2024