Sistem penyimpanan panas latent menggunakan bahan perubahan fase (PCM) merupakan cara yang efektif. Bahan yang paling menarik diaplikasikan adalah parafin karena memiliki berbagai macam keunggulan. Namun, bahan tersebut memiliki masalah mendasar, yaitu konduktivitas termal. Dalam studi ini bahan komposit berbasis parafin dan SSPCM dibuat, lalu dianalisis untuk memperbaiki performa bahan tersebut untuk aplikasi thermal storage. CNT dipilih sebagai bahan peningkat konduktivitas termal, lalu HDPE sebagai shape stabilized. Penambahan CNT divariasikan sebesar 0, 2, 4, 6, 8, 10 wt%. Persentase penambahan HDPE adalah sebesar 20 wt% dan parafin sebesar 80% dari total massa setelah dikurangi variasi CNT. Pengujian static test dilakukan untuk mengetahui performa bahan. Penambahan CNT terbukti berpengaruh baik terhadap performa semua sampel. Nilai kenaikan tidak linier terhadap penambahan massa CNT. Proses charging paling optimal adalah parafin CNT 6% wt dengan peningkatan daya sebesar 23% dibandingkan parafin. Penggunaan HDPE memberikan efek perlambatan waktu rata rata sebesar 5% pada proses charging. Pada proses discharging peningkatan performa paling optimal terdapat pada sampel SSPCM CNT 10 wt% dengan kenaikan daya sebesar 16% dibandingkan parafin. Penggunaan HDPE memberikan efek percepatan waktu discharging rata rata sebesar 2% dan meminimalisasi terjadinya proses pengendapan.
Copyrights © 2023