Beberapa fungsi penting Sistem Tambahan Penghasilan Pegawai termasuk memantau kehadiran pegawai, mengelola pembayaran tunjangan kinerja, dan membuat laporan kinerja ASN. Sistem ini dirancang untuk mempermudah manajemen kinerja Aparatur Sipil Negara. Namun, ada masalah dengan sistem ini saat digunakan. Yaitu, keterlambatan dalam merekam kehadiran pegawai menyebabkan data kehadiran tidak akurat, yang mengganggu proses menghitung kinerja pegawai. Selain itu, memasukkan ringkasan tunjangan kinerja yang tidak sesuai. Penelitian ini menggunakan lima variabel dari Model Delone McLean Tujuan penelitian ini untuk menentukan tingkat kesuksesan sistem tambahan penghasilan pegawai serta variabel yang mempengaruhi kepuasan pengguna. Variabel-variabel tersebut adalah kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas layanan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Metode penelitian yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) pengolahan data. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan program statistik IBM SPSS versi 26 dan AMOS Graphics versi 24. Dengan menggunakan metode sampling simple random sampling, rumus Slovin digunakan untuk mengumpulkan sampel populasi. hasil dari penelitian Kualifikasi informasi berpengaruh besar terhadap kepuasan pengguna; kualitas sistem berpengaruh besar terhadap kepuasan pengguna; kualitas layanan tidak berpengaruh besar terhadap kepuasan pengguna; dan kepuasan pengguna berpengaruh besar terhadap manfaat bersih
Copyrights © 2024