Layanan masjid terhadap jamaahnya pada suatu waktu mengalami peningkatan yang signifikan, seperti bulan Ramadhan. Selain animo jamaah ke masjid pada bulan itu sedang tinggi, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) juga menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk menyemarakkan Ramadhan. Diantara kegiatan yang dilaksakanakan meliputi tarawih berjamaah, buka bersama, pengeloaan zakat, kegiatan nuzulul quran, kajian, Taman Pendidikan Alquran (TPA), dan ditutup dengan shalat Idul Fitri. Pengelolaan kegiatan Ramadhan umumnya dilakukan secara adhoc. Pencatatan kegiatan hanya dilakukan tahunan sehingga kurang efektif karena tahun-tahun sebelumnya tidak dijadikan rujukan kegiatan tahun berikutnya. DKM perlu meningkatkan efektifitas pengelolaan kegiatan Ramadhan agar berjalan secara berkelanjutan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah melakukan digitalisasi kegiatan Ramadhan. Penelitian ini mengembangkan sistem pengelolaan Ramadhan menggunakan metode Prototyping. Metode ini dipilih karena terdapat beberapa iterasi dan model yang perlu dikembangkan setiap iterasinya. Hal ini karena kebutuhan dari DKM masih belum jelas pada tahap awal. Dengan pengujian Blackbax testing pada artifak yang dihasilkan, sistem ini terbukti meningkatkan efektifitas DKM dalam melayani jamaah pada Bulan Ramadhan.
Copyrights © 2024