Penelitian ini membahas pendekatan progresif dalam merespons perubahan zaman dengan mereinterpretasi konsep gender dalam teologi tradisional. Kami mengeksplorasi metode seperti penggunaan metode contextual normative dan transcendent untuk memahami teks keagamaan yang relevan dengan keragaman seksual. Hasilnya adalah pembukaan pintu bagi pemahaman yang lebih inklusif dan relevan dalam masyarakat yang semakin inklusif. Kesadaran meningkat tentang isu-isu gender dan seksualitas dalam agama juga ditekankan sebagai elemen penting dalam perubahan pandangan dan praktik agama. Pengakuan terhadap keragaman gender dan seksualitas menciptakan lingkungan inklusif di mana individu merasa dihargai dalam kehidupan spiritual mereka. Pendekatan ini mendorong dialog yang lebih inklusif dan beragam tentang gender dan seksualitas dalam konteks agama, mempromosikan toleransi dan pemahaman yang lebih luas tentang keragaman seksual. Akhirnya, mengintegrasikan nilai-nilai universal seperti cinta dan apresiasi terhadap keberagaman menjadi landasan moral untuk pandangan inklusif tentang identitas dan orientasi seksual dalam agama. Dengan demikian, pendekatan ini adalah langkah menuju masyarakat yang lebih toleran dan menghormati keragaman seksual.
Copyrights © 2023