Greenflation mengacu pada kenaikan harga sebagai hasil dari upaya transisi menuju ekonomi yang ramah lingkungan. Fenomena ini muncul karena biaya pengembangan teknologi hijau, regulasi lingkungan, dan permintaan konsumen terhadap produk dan layanan yang lebih ramah lingkungan. Sebagian pandangan menganggap greenflation merupakan alternatif pilihan, di mana individu dan perusahaan dapat memilih untuk berinvestasi lebih banyak dalam solusi berkelanjutan sebagai upaya untuk melindungi lingkungan. Sementara itu, pandangan lain menganggap greenflation sebagai keharusan, mengingat eskalasi krisis lingkungan dan perlunya tindakan cepat untuk mengurangi dampak negatif terhadap planet ini. Penelitian ini mendiskusikan implikasi, tantangan, dan potensi solusi terkait greenflation, menjelaskan apakah greenflation seharusnya dianggap sebagai pilihan atau suatu kebutuhan mendesak dalam upaya untuk mencapai keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, artikel ini memberikan wawasan yang mendalam tentang peran penting energi hijau dalam transformasi menuju sistem kelistrikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2023