Diare adalah kondisi ketika seseorang buang air besar (BAB) dengan konsistensi encer dan bahkan air, yang lebih sering dari biasanya dalam satu hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak rimpang kunyit sebagai antidiare pada mencit jantan. Pada penelitian ini digunakan mencit jantan sebanyak 24 ekor dan dikelompokkan menjadi empat kelompok besar yaitu kelompok kontrol yang terdiri dari kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%) dengan pemberian 100 mg/kg BB, dan kelompok positif (Loperamide HCl ), dosis ekstrak rimpang kunyit masing-masing sebanyak 40 gram/kg BB dan 80 gram/kg BB. Setiap kelompok perlakuan terdapat 6 ekor mencit, untuk dianalisis perbedaan antar kelompok menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan uji ANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan uji normalitas dan uji homogenitas dinyatakan bermakna (p>0,05), dan pada hasil uji one- way ANOVA terdapat nilai bermakna (p<0,05) pada lama diare, dan pada LSD. Hasil uji kontrol negatif terhadap kontrol positif, dosis 40 gram/kg BB, dan dosis 80 gram/kg BB terdapat perbedaan yang bermakna, dilihat dari nilai signifikansi masing-masing 0,001 ; 0,001 ; 0,008. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak rimpang kunyit mampu mengatasi antidiare pada mencit jantan yang mengalami diare .
Copyrights © 2024