Salah satu wujud dari perkembangan teknologi komunikasi adalah lahirnya platform media sosial, yang memiliki dampak signifikan terutama dalam ranah politik. Ida Yulita Susanti, anggota DPRD Pekanbaru periode 2019-2024 dan kandidat anggota legislatif Provinsi Riau periode 2024-2029, memanfaatkan secara aktif menggunakan berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, dan TikTok untuk meningkatkan intensitas kampanyenya di kalangan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan social media sebagai media kampanye poitik menjelang pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dan pencarian data secara online serta melakukan wawancara dengan narasumber yang memiliki kredibilitas tinggi terkait dengan isu tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa media sosial telah dan akan terus memainkan peranan penting dalam kampanye politik tahun 2024. Melalui platform seperti Facebook, tik tok, whatsapp dan instagram, para kandidat politik akan terus berinteraksi dengan rekan-rekan mereka yang mendukung mereka. Penggunaan media sosial dalam kampanye politik dapat menjadi strategi yang efektif untuk mencapai partisipasi politik yang lebih luas, mempengaruhi persepsi publik, dan membentuk opini politik. Namun, tantangan seperti misinformasi dan pembentukan pembentukan filter bubble harus diatasi untuk memastikan bahwa media sosial berperan dalam membentuk perdebatan politik yang sehat dan demokratis.
Copyrights © 2024