Artikel ini membahas tentang dua pelukis Jakarta: Rusli dan Nashar yang bersama-sama berjuang untuk kemerdekaan Indonesia melalui organisasi SIM di Madiun dan Yogyakarta. Setelah perang usai, mereka menciptakan karya-karya modernisme bergaya abstrak yang jauh berbeda dengan ideologi SIM yang beraliran realisme. Mereka kemudian membangun LPKJ di Jakarta, sebuah sekolah seni non konvensional yang mengutamakan kebebasan berekspresi, penghayatan atas alam, studi luar ruang dan lintas disiplin ilmu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui teknik observasi dengan beberapa studi kasus, yaitu menelaah gaya lukisan mereka dan menemukan kesamaan karakteristik dari karya-karyanya. Ternyata mereka mempunyai benang merah, yaitu kecintaan dan penghayatan atas alam demi mendapatkan esensinya. Pemikiran mereka itu kemudian diteruskan kepada para mahasiswa LPKJ (dan kemudian namanya diubah menjadi IKJ) serta menginspirasi generasi seniman Indonesia yang lebih muda.
Copyrights © 2024