Sungai Banjir Kanal Barat merupakan salah satu sungai terbesar dan terpanjang yang ada di Semarang dan membelah kota Semarang. Banyaknya pemanfaatan yang dilakukan di sungai Banjir Kanal Barat dan semakin bertambahnya penduduk di sekitar sungai banjir Kanal Barat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas perairan di sungai tersebut. Salah satu indikator penururnan kualitas perairan adalah adanya pencemaran di perairan yaitu bakteri Coliform. Bakteri Coliform adalah bakteri yang memiliki ciri-ciri berbentuk batang, termasuk dalam golongan bakteri gram negatif dan bakteri fakultatif aerobik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelimpahan bakteri Coliform dan mengetahui kualitas perairan sungai Banjir Kanal Barat, Semarang berdasarkan kelimpahan bakteri Coliform. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dan teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling, sedangkan untuk mengetahui kelimpahan bakteri Coliform menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan bakteri Coliform dari keseluruhan stasiun sebanyak >110.000 MPN/100ml. Kelimpahan bakteri Coliform di sungai Banjir Kanal Barat, Semarang telah melampaui batas baku mutu menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001, dan dapat dinyatakan bahwa sungai Banjir Kanal Barat, Semarang sudah tercemar bakteri Coliform. Melimpahnya bakteri Coliform di perairan akan menyebabkan gangguan pada biota air dan gangguan kesehatan pada manusia yang terkontaminasi bakteri ini.
Copyrights © 2023