Kanker serviks merupakan sejenis kanker yang paling menakutkan bagi setiap wanita. Kanker dapat menyerang serviks atau leher rahim pada wanita yang dapat menimbulkan tanda dan gejala awal pada kanker serviks, adapun tanda dan gejala pertama sangat jarang bisa terdeteksi secara kasat mata.terapi slow stroke back massage pada pasien kanker serviks dapat mengurangi skala nyeri pada bagian pinggang sampai punggung dengan skala nyeri yang dirasakan klien yaitu 4-5 yaitu sedang. Penerapan inovasi keperawatan dengan terapi “Slow Stroke Back Massage” dilakukan dengan tehnik pijat punggung sampai pinggang selama kurang lebih selama 10-15 menit dengan frekuensi 1x/hari dan dalam tempo 3 hari masa perawatan. Implementasi nonfarmakologi berupa tindakan “SSBM” sangat efektif dilakukan pada klien dengan keluhan nyeri pinggang. Observasi dilakukan selama 3 hari dengan hasil terjadi penurunan nyeri yang signifikan pada ke-3 pasien, dengan penurunan skala 1-2, diukur menggunakan instrument skala nyeri “Numeric Rating Scale”. Setelah dilakukan terapi semua pasien merasa lebih nyaman, rileks serta dapat berisitirahat dengan tenang dimalam hari. setelah diberikan terapi slow stroke back massage terhadap penurunan skala nyeri pada kanker serviks selama 3 hari adalah klien mengatakan setelah dilakukan implementasi terapi slow stroke back massage terhadap penurunan skala nyeri pada kanker serviks selama 3 hari klien mengalami penurunan skala nyeri hari pertama skala nyeri pasien menurun dari skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 3. Hari kedua skala nyeri pasien menurun dari skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 3. Dan hari ketiga skala nyeri 3 menjadi skala nyeri 2. Kesimpulan yaitu adanya penurunan skala nyeri setelah dilakukan terapi Slow stroke back massage dari skala nyeri 4-5 menjadi skala nyeri 2 selama 3 hari berturut-turut. Diharapkan bagi pasien ca serviks dapat menerapkan terapi Slow stroke back massage untuk menurunkan skala nyeri.
Copyrights © 2024