Pandangan yang selama ini mengatakan eksistensi perempuan dalam periwayatan hadis dari masa ke masa mengalami penurunan, ternyata mengabaikan periwayat periwayat perempuan pasca kanonisasi. studi ini bertujuan untuk menunjukan adanya re-eksistensi perempuan dalam periwayat hadis pasca kanonisasi melalui potret kehidupan Karimah al-Marwaziyyah. Setidaknya terdapat dua pertanyaan yang diajukan, (1) bagaimana posisi perempuan dalam periwayatan hadis pasca kanonisasi, (2) bagaimana upaya Karimah al-Marwaziyyah untuk re-eksistensi perempuan dalam periwayat hadis pasca kanonisasi. Dalam menjawab problem penelitian tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. penelitian ini menyimpulkan bahwa, Pertama, pasca kanonisasi hadis perempuan mengalami re-eksistensi yang dipengaruhi oleh empat faktor. Yaitu umur yang panjang, terbukanya ruang publik, aspek ekonomi dan spirit belajar. Kedua, pasca kanonisasi hadis Karimah al-Marwaziyyah mengambil peran dalam mengembalikan lagi keeksisan perempuan dalam periwayatan hadis, Karimah yang menjadi role model dan tokoh perempuan awal yang masyhur dikalangan perawi perempuan pasca kanonisasi hadis dengan kualitas keilmuan, keistimewaan, serta kontribusinya menarik perempuan untuk ikut serta kembali dalam pentas periwayatan, Kontribusi Karimah telihat dari tiga faktor yakni kisah inspiratifnya, forum keilmuaan, dan murid-muridnya.
Copyrights © 2024