Continuous Condensate sistem tuas merupakan sebuah alat bantu untuk memperlancar pembuangan kondensat dengan memanfaatkan dorongan steam dari tabung perebusan agar lori yang berisi Tandan Buah Segar (TBS) tidak tergenang oleh kondensat. Proses pembuangan kondensat telah diatur dengan sistem perebusan. Pada saat proses perebusan berlangsung dan apabila terjadi sumbat pada orifice yang diindikasikan oleh steam yang keluar dari chamber continuous condensate maka operator harus melakukan flushing secara manual dengan memutar tuas berulir pada alat tersebut. Jika tidak segera dilakukan flushing dikhawatirkan air kondensat dapat merendam lori yang berisi TBS yang dapat menyebabkan Oil Loss In Empty Bunch Stalk tinggi, liner sterilizer dan chasis lori menjadi korosi. Continuous Condensate sistem tuas yang terpasang sering terjadi penyumbatan saat sedang beroperasi sehingga dibutuhkan operator untuk memantau kelancaran alat tersebut. Selain itu, berisiko terjadi kecelakaan kerja seperti terkena semburan steam dan percikan air kondensat apabila melakukan flushing orifice secara manual saat sedang beroperasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan sebuah continuous improvement untuk memaksimalkan efektifitas alat bantu pembuangan kondensat dengan memodifikasi metode flushing orifice dari sistem tuas (manual) menjadi sistem pneumatik (otomatis). Continuous improvement yang dilakukan adalah dengan menambah sistem pneumatik yang terdiri dari solenoid valve, dan timer kemudian dihubungkan dengan solenoid valve condensate, serta menambah mechanical flushing yang terdiri dari pegas, piston, shaft, dan oil seal. Pengaruh dari pemasangan alat ini dapat dilihat dari perbedaan rata–rata oil loss in empty bunch stalk sebelum pemasangan yaitu 0.337 % dan sesudah pemasangan yaitu 0.326 %.
Copyrights © 2023