Gizi memegang peranan penting dalam Siklus hidup manusia. Kekurangan gizi pada bayi dan balita dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Berdasarkan data riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010, secara nasional prevalensi balita gizi buruk sebesar 4,9 persen dan kekurangan gizi 17,9 persen . Status gizi yang buruk pada bayi dan anak dapat menimbulkan pengaruh yang sangat menghambat pada pertumbuhan fisik, mental, maupun kemampuan berpikir. Anak balita merupakan kelompok umur yang paling sering menderita kekurangan gizi. Sedangkan anemia pada kehamilan merupakan masalah Kesehatan yang penting. Berdasarkan data Riskesdas 2018 anemia pada ibu hamil di Indoneisa masih tinggi yaitu 48,9% angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2013 yaitu 37,1%. Pada tahun 2019 prevalensi anemia meningkat kembali menjadi 23,2% dari 6.230 ibu hamil. Salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada balita BGM dan ibu hamil dengan adalah melakukan inovasi pembuatan puding kacang yang bermanfaat untuk mengatasi balita BGM dan ibu hamil dengan anemia. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan atau ceramah kepada para sasaran dan melakukan demonstrasi sesuai dengan SOP. Dengan menerapkan inovasi ini, maka pemecahan masalah yang menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Desa Labuhan Jaya , Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan Lampung dapat diatasi.
Copyrights © 2024