Pekerjaan tanah seperti penggalian dan penimbunan merupakan pekerjaan tahap awal yangsangat penting sebelum dilaksanakannya suatu proyek pembangunan jalan dan jembatan.Proses pekerjaan tersebut dilakukan untuk mencapai elevasi dan kepadatan tanah yang sesuaidengan rencana. Volume galian dan volume timbunan pada proyek jalan dapat dihitungberdasarkan data pemetaan topografi (selisih antara elevasi asal tanah dan elevasi rencana).Kemudian, data volume galian dan timbunan tersebut dapat digunakan untuk mengetahuikebutuhan total volume tanah dalam pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitungvolume galian dan timbunan di sepanjang Jalan Klarik-Teluk Buton, Kabupaten Natuna,Kepulauan Riau. Metode yang digunakan untuk menghitung volume tanah galian dantimbunan di Jalan Klarik-Teluk Buton tersebut adalah metode composite volume, denganmenghitung perbedaan tinggi garis kontur permukaan tanah asli dan rencana menggunakansoftware AutoCAD Land Desktop 2009. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa terdapatvolume galian sebanyak 40,112 m3 dan volume timbunan sebanyak 142,867 m3 pada areasepanjang Jalan Klarik-Teluk Buton. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh, makadiketahui bahwa dalam proses timbunan masih memiliki kekurangan volume tanah sebanyak102,755 m3 untuk Pembangunan Jalan Klarik-Teluk Buton tersebut.
Copyrights © 2024