Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah
Vol 12, No 2 (2024): April 2024

Potensi Bakteri Indigenous Pada Air Limbah Pencucian Bijih Bauksit Untuk Meremediasi Air Tercemar Logam Besi (Fe)

Maulidyana, Frischa (Unknown)
Apriani, Isna (Unknown)
Jumiati, Jumiati (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2024

Abstract

Kegiatan pertambangan bauksit di Kalimantan Barat yaitu PT. ANTAM menghasilkan bijih bauksit. Senyawa pengotor pada bauksit dipisahkan dengan pencucian. Proses pencucian menghasilkan limbah cair dan padatan yang dialirkan ke kolam pengendapan. Kolam pengendapan rentan terjadi kebocoran dan penambahan volume kolam saat hujan. Kapasitas kolam dijaga dengan mengalirkan air ke lingkungan sehingga menimbulkan pencemaran, mengganggu ekosistem akuatik dan menjadi racun bagi organisme karena mengandung logam Fe yang melebihi baku mutu. Maka, perlu dipulihkan dengan bioremediasi bantuan bakteri indigenous. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis isolat bakteri indigenous pada air limbah pencucian bijih bauksit dan air rawa PT. ANTAM yang berpotensi meremediasi air limbah yang tercemar logam besi (Fe) dan untuk mengetahui pengaruh bakteri indigenous dalam meremediasi air limbah yang mengandung logam besi (Fe) dengan berbagai variasi konsentrasi air limbah. Hasil didapat jenis isolat bakteri indigenous yang berpotensi meremediasi air limbah yang tercemar logam besi yaitu Bacillus sp.  dan Pseudomonas sp. Konsentrasi Fe setelah bioremediasi menunjukkan penurunan pada perlakuan reaktor limbah 25%, 75% dan 100%. Aktivitas bakteri Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. berpotensi menurunkan konsentrasi Fe pada berbagai konsentrasi limbah serta Bacillus sp. memiliki potensi menurunkan Fe lebih baik karena lebih resisten terhadap lingkungan cemaran yang tinggi.  

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jmtluntan

Publisher

Subject

Energy Engineering Environmental Science Immunology & microbiology Public Health

Description

Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah (ISSN: 2622-2884) is a scientific journal published by Environmental Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia. The journal was purposed as a medium for disseminating research results in the form of full ...