Lansia adalah fase puncak dari perkembangan manusia yang disertai dengan perubahan secara fisik, sosial, dan psikologis yang menyebabkan kecenderungan merasakan kesepian. Secara unik ditemukan bahwa perempuan jauh lebih merasa kesepian dibanding laki – laki. Kesepian berhubungan dengan tingkat subjective well-being yang rendah akibat penilaian negatif disertai emosi negatif, sehingga perlu untuk mengoptimalkan regulasi emosi agar dapat mengendalikan emosi negatif dan dapat merubah penilaian secara positif pada kesepian yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui efek mediasi dari regulasi emosi pada hubungan antara kesepian dengan subjective well-being pada lansia perempuan. Metode penelitian menggunakan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 182 responden lansia perempuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa regulasi emosi memiliki peran untuk memediasi kesepian dengan subjective well-being sehingga tingkat subjective well-being lansia perempuan dapat ditingkatkan.
Copyrights © 2024