ABSTRAKKarya tari Macak – acak Lacak terinspirasi dari proses pembuatan balango yang ada di nagari Galogandang Tanah Datar. Dalam pembuatan balango adanya beberapa proses mulai dari proses mairiek , marameh, pembentukan,pencetakan penjemuran serta pembakaran. Dalam karya Macak-acak Lacak pengkarya tertarik pada proses mairiek , marameh, dengan kekuatan pada kaki,tangan dan pundak. Fenomena ini diinterpretasikan menjadi sebuah karya tari yang diekspresikan lewat medium gerak berdasarkan pada pola pikiran,perasaan dan imajinasi yang di komunikasikan melalui tubuh. Pengembangan gerak berpijak pada gerak mairiek , marameh yang dikembangkan melalui metode Alma M Hawkins yaitu observasi, eksplorasi, improvisasi, pembentukan dan evaluasi sesuai dengan konsep garapan. Gerakan yang dilahirkan dalam karya tari Macak – acak Lacak . Fokus pada kekuatan kaki dan tangan saat melakukan proses mairiek. Marameh. Karya ini ditarikan oleh Sembilan orang penari yang terdiri dari empat penari laki-laki dan lima penari perempuan. Karya ini menggunakan properti balango yang dimainkan dengan atraktif oleh penari. Karya ini digarap dengan tema budaya dan tipe murni.
Copyrights © 2024