Di Indonesia terdapat beberapa genus nyamuk yang menjadi vector penyebaran penyakit akibat nyamuk yang terdiri dari beberapa jenis. Salah satunya adalah nyamuk dari genus Anopheles yang menyebabkan penyakit malaria. Daun mint dan kulit buah jeruk tidak hanya bisa untuk dikonsumsi, namun juga bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk. Aromaterapi adalah terapi dengan menggunakan harum-haruman tumbuhan yang dapat menimbulkan efek menyenangkan pikiran dan menyegarkan tubuh. Penelitian ini mencoba membuat minyak aromaterapi dari campuran minyak atsiri dari kulit buah jeruk Sunkist dengan minyak atsiri dari daun Mint sebagai pengusir nyamuk penyebab malaria. Pengambilan minyak atsiri dari kulit buah jeruk Sunkist dan daun Mint dilakukan dengan Sokletasi dan Rotary Evaporator. Minyak atsiri yang dihasilkan dari kedua bahan baku tersebut kemudian dicampurdengan rasiominyak atsirikulitjeruk Sunkist: minyak atsiridaun Mint,100%:0% ; 60%:40% ; 50%:50% ; 405:60% dan 0%:100%. Selanjutnya diuji kepada 20 ekor nyamuk terhadap aroma minyak aromaterapi tersebut. Diperoleh hasil terbaik adalah pada rasio 40%:60%.
Copyrights © 2022