Ketersediaan data merupakan salah satu layanan teknologi informasi yang mendukung kelancaran operasional organisasi. Selain memerlukan infrastruktur jaringan komputer yang handal, kebutuhan informasi terkait data organisasi juga tergantung pada infrastruktur pada server database. Risiko kegagalan suatu sistem pada server dapat terjadi sewaktu-waktu, dan apabila server database mengalami gangguan, dan berpotensi kehilangan data yang tersimpan di server tersebut. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan sistem database terdistribusi, dengan metode yang digunakan adalah clustering. Pendekatan clustering sangat efektif dalam memastikan ketersediaan layanan tinggi (High-Availability) aplikasi. Implementasi clustering database pada aplikasi rekam medis sehingga dapat diketahui ketersediaan layanan. Clustering database dilakukan menggunakan Patroni dan Ansible. Patroni adalah aplikasi yang memberikan kemampuan untuk mengkonfigurasi, menerapkan, dan menjalankan arsitektur PostgreSQL yang bersifat High-Availability. Hasil pengujian dari pengukuran response time PostgreSQL single instance pada simple mode mengalami kenaikan sebesar 23.13% dibanding database cluster. Pengukuran throughput pada clustering database mengalami peningkatan sebesar 27.09% dibanding database single instance.
Copyrights © 2024