LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Vol. 4 No. 3 (2024)

PEMBERDAYAAN PEMUDA SEBAGAI GURU SEKOLAH MINGGU DALAM RANGKA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN IMAN ANAK

SABATINI, TIYA (Unknown)
JUNTAK , JUSTIN NIAGA SIMAN (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2024

Abstract

Youth have a very strategic role in national life, including in the religious context. In the environment of Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sambirejo, the role of youth is crucial in supporting and continuing the church's mission, including Sunday school activities. Sunday school is an effective means of instilling faith and moral values in children from an early age. Therefore, empowering youth as Sunday school teachers is highly relevant and urgent. In reality, many youths are unwilling to take part in this ministry, despite the church's training and development efforts. This study uses a qualitative descriptive method to examine the youth empowerment process. The research questions for the study titled "Youth Empowerment as Sunday School Teachers to Enhance Children's Faith Growth in Gereja Kristen Jawa Sambirejo" are: first, what are the strategies for empowering youth as Sunday school teachers at GKJ Sambirejo? Second, what is the role of youth as Sunday school teachers in enhancing children's faith growth at GKJ Sambirejo? Third, what are the challenges faced in empowering youth as Sunday school teachers, and how can these challenges be addressed? The objectives of this research are: first, to identify effective strategies for empowering youth as Sunday school teachers at GKJ Sambirejo. Second, to analyze the role of youth as Sunday school teachers in enhancing children's faith growth. Third, to identify the challenges faced in the youth empowerment process and provide recommendations to overcome these challenges. ABSTRAKPemuda memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak terkecuali dalam konteks keagamaan. Di lingkungan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sambirejo, peran pemuda sangat penting dalam mendukung dan melanjutkan misi gereja, termasuk dalam kegiatan sekolah Minggu. Sekolah Minggu merupakan salah satu sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan moral kepada anak-anak sejak dini. Oleh karena itu, pemberdayaan pemuda sebagai guru sekolah Minggu menjadi sangat relevan dan mendesak untuk dilakukan. Kenyatannya banyak para pemuda yang tidak bersedia untuk ambil bagian dari pelayanan tersebut walaupun sudah dilakukan pembinaan dan pengkaderan oleh gereja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana hendak melihat proses pemberdayaan pemuda dilaksanakan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian yang berjudul: “Pemberdayaan Pemuda Sebagai Guru Sekolah Minggu Dalam Rangka Peningkatan Pertumbuhan Iman Anak Di Gereja Kristen Jawa Sambirejo” yang pertama adalah bagaimana strategi pemberdayaan pemuda sebagai guru sekolah Minggu di GKJ Sambirejo?, kedua, bagaimana peran pemuda sebagai guru sekolah Minggu dalam meningkatkan pertumbuhan iman anak-anak di GKJ Sambirejo? Dan ketiga, apa saja tantangan yang dihadapi dalam pemberdayaan pemuda sebagai guru sekolah Minggu dan bagaimana cara mengatasinya? Tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam pemberdayaan pemuda sebagai guru sekolah Minggu di GKJ Sambirejo. Kedua, untuk menganalisis peran pemuda sebagai guru sekolah Minggu dalam meningkatkan pertumbuhan iman anak-anak. Ketiga, untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses pemberdayaan pemuda dan memberikan rekomendasi untuk mengatasi tantangan tersebut.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

learning

Publisher

Subject

Education

Description

LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan ...