Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan disetiap siklusnya. Jadi, total keseluruhan menjadi 8 kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perkembangan kognitif anak kelompok A pada siklus I pertemuan ke 4 terdapat sebanyak 4 anak yang belum mencapai indikator penilaian Belum Berkembang (BB) atau yang setara dengan 30%. Selanjutnya, terdapat sebanyak 3 anak dengan indikator penilaian Mulai Berkembang (MB) atau yang setara dengan 20%, dan terdapat sebanyak 3 anak dengan indikator penilaian Berkembang sesuai harapan (BSH) atau yang setara dengan 20% serta terdapat sebanyak 4 anak dengan indikator penilaian Berkembang Sangat Baik (BSH) atau yang setara dengan 30%. Pada siklus II pertemuan ke 4 didapatkan hasil bahwa sudah tidak ada anak dengan indikator penilaian Belum Berkembang (BB) namun terdapat sebanyak 3 anak dengan indikator penilaian Mulai Berkembang (MB) atau yang setara dengan 20%, selanjutnya terdapat sebanyak 6 anak dengan indikator penilaian Berkembang sesuai harapan (BSH) atau yang setara dengan 45% serta terdapat sebanyak 5 anak dengan indikator penilaian Berkembang Sangat Baik (BSH) atau yang setara dengan 35%. Maka dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkembangan kemampuan kognitif anak kelompok A melalui kegiatan berhitung Permulaan melalui puzzle angka meningkat.
Copyrights © 2023