Penelitian ini menganalisis ujaran seksis dan stereotip gender terhadap peran wanita bangsawan yang diambil dari novel berjudul Queen Alexine karya Yuyun Nathalia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis wacana kritis (CDA) Sara Mills. Penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dari dialog dan deskripsi dalam novel yang mengandung bahasa seksis atau mengandung bias gender. Menurut pendekatan teoretis Sara Mills, data tersebut diklasifikasikan menjadi seksisme terbuka dan tidak langsung. Temuan menunjukkan bahwa novel tersebut menggambarkan berbagai bentuk seksisme dan diskriminasi terhadap perempuan, seperti objektifikasi, marginalisasi, subordinasi, dan kekerasan. Ucapan seksis tersebut juga memperkuat stereotip perempuan sebagai sosok yang lemah, pasif, emosional, irasional, dan bergantung pada laki-laki. Studi ini menyimpulkan bahwa novel tersebut mencerminkan ideologi dan budaya patriarki yang mendominasi masyarakat Indonesia dan menunjukkan perlunya lebih banyak kesadaran dan perlawanan terhadap seksisme dan ketidaksetaraan gender.
Copyrights © 2023