Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Imunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan penyakit menular yang mematikan dan menjadi masalah utama kesehatan masyarakat global maupun nasional. Berdasarkan survey awal terhadap 10 warga di RT.002/RW.04 kelurahan Benteng, kecamatan Nusaniwe, provinsi Maluku, didapatkan hasil bahwa sebagian besar warga tersebut menunjukkan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS yang tidak sesuai. Tujuan Penelitian: mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilakupencegahan penularan HIV/AIDS di satu rukun tetangga Indonesia bagian Timur. Metode penelitian: kuantitatif korelasional non-eksperimen dengan pendekatan studi cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 567 warga di RT.002/RW.04 kelurahan Benteng, kecamatan Nusaniwe, provinsi Maluku dengan usia 18 tahun-65 tahun. Teknik sampling yang digunakan yaitu convenience sampling dengan sampel sebanyak 235 warga. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Hasil penelitian: responden terbanyak berkategori remaja (61.7%). Mayoritas tingkat pendidikan responden adalah menengah (77.4%) dan responden cenderung berkategori tidak bekerja (60.4%). Tingkat pengetahuan responden cenderung berkategori cukup (55.3%) dan dominan sikap responden adalah mendukung (52.8%). Mayoritas responden telah terpapar dengan sumber infomasi (99.6 %) dan sebagian besar responden memiliki perilaku positif (59.1%). Faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS adalah sikap (p = 0.000). Responden dengan sikap mendukung cenderung memiliki perilaku positif terkait pencegahan penularan HIV/AIDS. Kesimpulan: ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS.
Copyrights © 2023