Acariasis adalah penyakit yang umum terjadi pada Atelerix albiventris atau landak kerdil Afrika, dengan Caparinia tripilis menjadi agen etiologi utama. Laporan kasus ini menggambarkan satu kasus kudis C. tripilis pada seekor landak kerdil Afrika berusia 16 bulan yang terdeteksi melalui pemeriksaan kerokan kulit secara klinis dan mikroskopis. Pemiliknya membawa landak tersebut ke Rumah Sakit Pendidikan Hewan IPB University dengan keluhan tidak nafsu makan, pruritus hebat, diare, dan kerak pada pasiennya. Pemeriksaan feses natif dan flotasi tidak menunjukkan parasit cacing atau protozoa. Perawatan terdiri dari pemberian ivermectin subkutan dengan dosis 0,4 mg/kg berat badan. Kontrol dilakukan 14 dan 28 hari setelah kunjungan pertama ke rumah sakit, dengan pemberian ivermectin dengan dosis yang sama (total tiga dosis dan jarak dua minggu dari setiap dosis). Pemeriksaan mikroskopis kerokan kulit dilakukan pada hari ke 14 dan 28, tidak ditemukan C. tripilis pada pemeriksaan tersebut. Perbaikan klinis lengkap diamati selama dua pemeriksaan kontrol. Ini adalah laporan pertama yang menjelaskan penggunaan ivermectin dalam tiga dosis (dengan selang waktu dua minggu) untuk mengobati capariniasis pada landak kerdil Afrika di Indonesia.
Copyrights © 2023