Abstrak. Penelitian ini membahas tentang “Makassar ramah difabel menuju kota inklusi” yang berupaya untuk melihat Bagaimana upaya pemerintah dalam menjadikan kota Makassar ramah difabel Menuju Kota Inklusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian sosiologi antropologi. Sumber data penelitian ini adalah penyandang disabilitas yang tergabung dalam Gerakan Kesetaraan Disabilitas Indonesia di Sulawesi Selatan, dan dinas sosial dan pemerintah kota Makassar.Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, teknik analisis perbandingan,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kota Makassar termasuk kota ramah di fabel namun masih perlu di tingkatkan dari segi infrastruktur dan aksebilitas, namun kota Makassar telah melakukan beberapa upaya untuk menjadi kota yang ramah difabel, namun masih ada ruang untuk perbaikan. Makassar menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki Rencana Aksi Disabilitas (RAD Disabilitas). Keterlibatan disabilitas dalam proses Musrenbang (perencanaan pembangunan lokal) sangat penting bagi kota untuk menjadi lebih inklusif.Dinas Sosial di Makassar mengkonfirmasi bahwa tiga proyek infrastruktur besar, Karebosi, Japparate, dan Smart Panyingkulu telah dilakukan pemerintah untuk menunjang kota ramah difabel menuju makassar sebagai kota inklusi. Kata Kunci: difabel, kota Inklusif,Makassar
Copyrights © 2023