Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keaktifan siswa dengan menggunakan penerapan model kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan apa saja hamabatandalam pnerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian dilakukan pada seluruh siswa kelas IV UPT SDN31 Gresik tahun ajaran 2023/2024 berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan keaktifan siswa, ketika model kooperatif tipe Two Stay Two Stray diterapkan di kelas IV rata-rata siswa menjadi lebih aktif meskipun masih ada 1 sampai 2 siswa yang masih pasif. Model pembelajaran ini mampu mendorong siswa untuk berinteraksi satu sama lain dalam kelompok kecil, siswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam diskusi kelompok,bertukar ide dan bekerjasama dalam melakukan tugasnya. Selain itu, ada hambatan yang terjadi pada proses penerapannya yaitu lamanya waktu untuk guru dan siswa dalam beradaptasi dengan model pembelajaran baru.
Copyrights © 2024