Penelitian ini mengeksplorasi peran krusial dekonstruksi linguistik dalam mengungkap dan memahami bagaimana konsep-konsep ilmu kimia direpresentasikan dan dikomunikasikan melalui bahasa. Dengan menganalisis secara kritis beragam teks kunci dalam literatur kimia, termasuk buku teks, jurnal ilmiah, dan artikel populer, penelitian ini menunjukkan bagaimana struktur bahasa, pilihan kata, metafora, dan retorika tidak hanya mencerminkan, tetapi juga membentuk pemahaman kita tentang fenomena kimia. Dengan menerapkan kerangka dekonstruksi linguistik, penelitian ini mengidentifikasi asumsi-asumsi tersembunyi, makna ganda, dan potensi bias dalam bahasa kimia yang mungkin tidak disadari oleh pengguna bahasa tersebut. Lebih lanjut, penelitian ini menggali implikasi filosofis dan epistemologis dari temuan ini, termasuk bagaimana bahasa dapat memengaruhi cara ilmuwan berpikir, bereksperimen, dan berkomunikasi tentang ilmu kimia.
Copyrights © 2024