Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, sastra siber hadir sebagai alternatif para penggiat sastra karena kemudahannya. Fokus utama pengkajian penelitian ini adalah karya sastra siber berupa Alternative Universe (AU) yang semakin melirik banyak peminat. Metode deskriptif kualitatif penulis gunakan sebagai metode penelitiannya. Tangkapan layar merupakan cara penggumpulan data yang peneliti lakukan. Analisis datanya diambil dari karya @armaraher yang berjudul “Iyan Bukan Anak Tengah”, aplikasi penunjuang pembuatan AU serta cara membuatnya, dan yang terakhir dampak positif sastra siber dari sisi materialistiknya, yang mana karya “Iyan Bukan Anak Tengah” berhasil dilirik oleh penerbit mayor sehingga kemudian ada terbitan dalam versi cetaknya. Oleh sebab itu, kemudahan berkarya dalam era digital ternyata memberikan peluang yang lebih besar bagi penggiat sastra siber.
Copyrights © 2024