Pembuatan batik Shibori bagi guru di sekolah dasar adalah salah satu upaya menumbuhkan kreativitas dan sebagai suatu inovasi guru di madrasah dalam memahami berbagai macam teknik berkarya seni rupa. Dalam mata pelajaran SBdP (Seni Budaya dan Prakarya) terdapat menteri terkait ragam hias, maka sangat penting bagi guru jika memahami jenis ragam hias tidak hanya melalui menggambar tetapi juga dengan belajar membatik.Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi lapangan dan studi literatur.penelitian ini teknik yang dipergunakan untuk memperoleh motif yang diinginkan adalah menggunakan motif melipat atau yang disebut dengan Itajime Shibori. Teknik melipat dalam pembuatan batik shibori akan mempengaruhi motif yang akan dihasilkan oleh bentuk lipatan. Setelah melipat kain, kain bisa dijepit menggunakan kayu atau diikat dengan tali atau karet dengan kuat untuk membentuk motif yang diinginkan. Berdasarkan hasil pembuatan batik shibori yang dilaksanakan di sekolah dasar menunjukkan terciptanya dua motif batik yakni pola segitiga dan pola persegi. Pembelajaran dengan batik shibori adalah inovasi kegiatan praktikum yang menyenangkan dan lebih membekas pada pengalaman belajar peserta didik. Sebagaimana bentuk pembelajaran konstruktivistik yaitu peserta didik pembangun pengetahuan, sikap maupun keterampilan berdasarkan pengalaman yang diperoleh dalam proses pembelajaran
Copyrights © 2023