Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak peserta didik dalam memahami materi Dongeng pada pembelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik terhadap materi Dongeng bahasa Sunda dengan menggunakan media pembelajaran berupa video animasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah PTK model Stephen Kemmis dan Robyn McTaggart yang melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi dapat meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Terdapat dua parameter keberhasilan yang diamati dalam penelitian ini, yaitu: 1) adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar dan capaian ketuntasan peserta didik dan 2) terdapat peningkatan dalam aktivitas belajar peserta didik selama proses pembelajaran yang juga secara langsung memengaruhi hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus, rata-rata nilai peserta didik adalah 61,7; pada siklus I meningkat menjadi 67,8; dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 78,04. Aktivitas belajar peserta didik mencapai persentase 78,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda, mulai dari tahap pra-siklus, siklus I, hingga siklus II
Copyrights © 2024