Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik dan fisik daging broiler yang diberi ransum komersial dengan substitusi duckweed (Lemna minor) terfermentasi Saccharomyses cerevisiae. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2022 yang bertempat di UD. Darmasuci Farm, Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali dan Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas: daging dari broiler yang diberi 100% ransum komersial (P0), daging dari broiler yang ransumnya disubstitusi dengan 5% duckweed terfermentasi (P1), daging dari broiler yang ransumnya disubstitusi dengan 10% duckweed terfermentasi (P2), dan daging dari broiler yang ransumnya disubstitusi dengan 15% duckweed terfermentasi (P3). Variabel yang diamati adalah kualitas organoleptik (warna, aroma, rasa, keempukan, dan penerimaan keseluruhan) dan kualitas fisik (derajat keasaman (pH), susut mentah, susut masak, dan kadar air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ransum komersial yang diberi substitusi duckweed terfermentasi mempengaruhi derajat keasaman (pH) dan susut mentah, namun tidak mempengaruhi warna, aroma, rasa, keempukan, penerimaan keseluruhan, susut masak dan kadar air dari daging broiler. Serta respon panelis terhadap kualitas organoleptik daging broiler menunjukkan ke arah suka.
Copyrights © 2024