Usia dini merupakan tahap usia yang sangat rentan dan responsif terhadap lingkungan belajarnya. Sehingga diperlukan pendidikan yang dapat meletakkan dasar dalam pembentukan perilaku dan etika yang luhur serta pengembangan intelektual yang tinggi dengan mengimplementasikan pembelajaran STEAM. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa implementasi pembelajaran STEAM dapat meningkatkan ketrampilan abad 21 pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dalam lingkungan alamiah, menggunakan sumber data primer. Metode ini melibatkan observasi aktif, wawancara mendalam, dan dokumentasi sebagai teknik utama untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pelaksanaan pembelajaran STEAM membawa kontribusi positif dalam pengembangan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, literasi digital, dan keterampilan interpersonal. Pembelajaran STEAM juga dapat membangkitkan minat dan motivasi belajar anak-anak usia dini. Melalui proyek-proyek yang menarik dan eksperimen sains menyuguhkan pengalaman belajar yang menyenangkan, merangsang rasa ingin tahu, dan memotivasi anak-anak.
Copyrights © 2024