Riset ini bermaksud guna mengetahui imbas electronic word of mouth (e-WOM) dari beauty vlogger dan brand image pada minat beli lipstik Maybelline. Imbasnya nantinya diteliti secara parsial atau serentak di Singaraja, kota. Rancangan riset ini bersifat observasional dan kuantitatif, dengan mengaplikasikan teknik regresi linier berganda. Sampel dalam riset ini ditentukan dengan mengaplikasikan metode non-probability sampling, purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Metodologi pengumpulan statistik mengaplikasikan kuesioner yang telah divalidasi reliabilitas dan validitasnya, serta mengaplikasikan beberapa studi dari literatur. Kesimpulan dari riset ini yakni: 1. e-WOM dari beauty vlogger berimbas positif dan bermakna pada minat beli 2. Citra merek berimbas positif dan bermakna pada niat beli konsumen 3. e-WOM dari beauty blogger yang juga brand ambassador berimbas bermakna pada niat beli konsumen.
Copyrights © 2023