Pendahuluan: KCl merupakan elektrolit konsentrat pekat (High Alert) yang harus diwaspadai pengelolaan dan penyimpanannya. Dalam penggunaan secara intravena, KCl harus diencerkan terlebih dahulu dengan cairan infus yang sesuai, salah satunya dengan NaCl 0,9%. KCl 25 mix Pz 500 mL adalah salah satu sediaan steril yang digunakan untuk pengobatan pada pasien yang mengalami gangguan keseimbangan elektrolit cairan tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar KCl dalam KCl 25 mix PZ 500 ml, setelah disimpan dalam beberapa kondisi penyimpanan yang berbeda. Metode: Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu pengambilan sampel, preparasi sampel, penyimpanan sampel pada kondisi yang dikehendaki, kemudian analisa kuantitatif sampel dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil: Rata-rata kadar KCl pada kondisi penyimpanan Suhu Ruang terkontrol (22 -25°C); Suhu lemari pendingin (2-8°C) ; Tanpa Sinar Matahari; Dengan Sinar Matahari; Suhu Kamar (25-30°C); Suhu Hangat (30-40°C) berturut-turut adalah 25,017 mEq; 27,499 mEq; 27,836 mEq; 30,070 mEq; 25,317 mEq; 28,683 mEq. Hasil dari Analisa statistika One-way Anova terhadap kontrol dan perlakuan menunjukkan nilai p = 0,5534 (Sig p0,05). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan kadar KCl pada sediaan infus KCl 25 mix PZ 500 ml yang disimpan dalam beberapa kondisi penyimpanan yang berbeda.
Copyrights © 2023