Latar belakang artikel ini adalah tentang adanya penyelenggaraan bimbingan manasik haji anak TK yang bertujuan untuk mengimplementasikan program kerja HMJ dan penerapan praktik microguiding mahasiswa MHU. Sehingga dalam penelitian ini terdapat hasil HMJ sebagai fasilitator dan mahasiswa sebagai pembimbing dalam penyelenggaraan manasik TK. Pihak lembaga pendidikan TK yang menggunakan jasa mahasiswa MHU merasa terbantu karena dari segi biaya terjangkau dengan jarak yang dekat. Banyak manfaat yang didapatkan, seperti manfaat akademik, manfaat finansial, manfaat sosial dan manfaat aktualisasi diri. Selain itu terciptanya citra baik bagi program studi MHU serta UIN Walisongo Semarang dimasyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan mengeksplorasi dan mengetahui secara menyeluruh tentang bagaimana “Kontribusi HMJ dan Mahasiswa MHU UIN Walisongo Semarang dalam Penyelenggaraan Bimbingan Manasik Haji TK serta Manfaatnya.†Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa hasil wawancara dan observasi, yang mana peneliti membutuhkan 3 narasumber pengurus HMJ yang terdiri dari ketua, wakil dan koordinator divisi MHU periode 2022, 10 mahasiswa angkatan 2020 yang sudah mendapatkan mata kuliah microguiding dan berperan dalam kegiatan manasik, dan 3 guru dari lembaga pendidikan TK kawasan Semarang Barat (TK Pertiwi 22 Kedungpane, TK ABA 60 Krapyak, dan TK Al-Azzam Mijen) yang berperan dalam kegiatan manasik, serta Ketua program studi Manajemen Haji Umrah.
Copyrights © 2024