Kepala sekolah sebagai agen mediasi berperan menjadi untuk memediasi antara tuntutan kebijakan reformasi terhadap sikap dan kebutuhan guru. Reformasi pendidikan dapat dicirikan oleh dua ciri yang berbeda: terencana dan sistemik. Dalam hal ini Kas Sepala sekolah menggunakan strategi antara mendapatkan dukungan guru terhadap reformasi atau menyesuaikan reformasi terhadap sikap dan kebutuhannya Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan temuan analisis sumber data, dapat disimpulkan bahwa strategi mediasi dapat diterapkan baik secara internal maupun eksternal di lembaga pendidikan. Proses mediasi terdiri dari dua tahap yang berbeda: mediasi sektoral dan mediasi lintas sektoral. Temuan dari analisis data mengungkapkan bahwa (1) kebijakan kepala sekolah mengenai reformasi Pendidikan, (2) peran kepala sekolah sebagai agen mediasi kurikulum reformasi pendidikan, (3) tantangan kepala sekolah dalam memediasi kurikulum dengan menyesuaikan sikap dan kebutuhan guru.
Copyrights © 2024