Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra
Vol 19, No 1: Mei 2024

“Rawagambut” Kebakaran dan Prahara Alam (Analisis Ekokritik Greg Garrard)

Sanjaya, Tegar (Unknown)
Martini, Laura Andri Retno (Unknown)
Umam, Khothibul (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 May 2024

Abstract

“Rawagambut” karya Conie Sema merupakan naskah lakon yang menarik untuk diteliti karena menggambarkan persoalan lingkungan yang krusial dan masih relevan hingga sekarang, yaitu pembukaan lahan perkebunan yang menimbulkan masalah-masalah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan permasalahan ekologi dalam naskah lakon “Rawagambut” dan relevansinya dengan kebakaran hutan di Sumatera Selatan pada tahun 2015. “Rawagambut” akan dianalisis menggunakan teori ekokritik sastra. Ekokritik sastra mengkaji hubungan antara sastra dan lingkungan fisik. Secara lebih lanjut, teori yang digunakan adalah konsep ekokritik Greg Garrard. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan ekologi dalam “Rawagambut” adalah  degradasi lahan gambut, pencemaran udara, instabilitas tempat tinggal, ancaman bagi satwa liar, dan pemanasan global. Semua permasalahan ekologi tersebut disebabkan oleh peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang dilatarbelakangi oleh fenomena ekspansi perkebunan di kawasan Pantai Timur Sumatera. Hasil analisis juga menunjukkan relevansi antara “Rawagambut” dengan peristiwa kebakaran hutan di Sumatera Selatan pada tahun 2015.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

nusa

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal NUSA adalah jurnal nasional terakreditasi Sinta Kemristekdikti yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, jurnal NUSA menerima dan memuat artikel mengenai Sastra Indonesia, Kajian Bahasa, Linguistik Teoritis, Linguistik Terapan, Sastra ...