Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan speaking bahasa Inggris siswa kelas VIII-A MTsN 2 Tidore melalui penerapan metode role-play. Dengan menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), intervensi dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes speaking, lembar observasi, wawancara, dan jurnal reflektif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan speaking siswa, dengan persentase pencapaian KKM naik dari 20% (pre-test) menjadi 83,3% (siklus II) dan rata-rata skor kelas meningkat dari 61,3 menjadi 81,5. Partisipasi aktif siswa juga meningkat dari 60% menjadi 86,7%. Selain itu, ditemukan perkembangan dalam kompetensi sosiolinguistik dan penggunaan strategi komunikasi. Temuan ini menegaskan efektivitas role-play dalam menyediakan konteks realistis untuk penggunaan bahasa, mengurangi kecemasan berbicara, dan memfasilitasi pembelajaran berbasis komunitas. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pendekatan pembelajaran bahasa yang interaktif dan kontekstual di tingkat MTs.
Copyrights © 2021